Lompat ke isi

Pertanyaan Revisi KUHP Baru

Dari Ainun Library
Revisi sejak 6 September 2026 12.02 oleh Admin (bicara | kontrib) (←Membuat halaman berisi '__TOC__ = Ide Sekilas: Kenapa Pasal 1 KUHP Baru Masih Memuat Asas Legalitas? = ''Tipe: Fleeting Note | Tanggal: 2026-09-06'' == 💡 Ide Mentah == * Tadi baca berita soal berlakunya KUHP Nasional. Ada pasal tentang hukum yang hidup dalam masyarakat (adat). * Bukannya asas legalitas itu harus tertulis (*lex scripta*)? Kalau hukum adat diakui, gimana nasib asas legalitasnya? * Perlu cek perbandingan Pasal 1 ayat (1) KUHP lama vs KUHP baru (UU 1/2023). == 🔗 Kon...')
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ide Sekilas: Kenapa Pasal 1 KUHP Baru Masih Memuat Asas Legalitas?

Tipe: Fleeting Note | Tanggal: 2026-09-06

💡 Ide Mentah

  • Tadi baca berita soal berlakunya KUHP Nasional. Ada pasal tentang hukum yang hidup dalam masyarakat (adat).
  • Bukannya asas legalitas itu harus tertulis (*lex scripta*)? Kalau hukum adat diakui, gimana nasib asas legalitasnya?
  • Perlu cek perbandingan Pasal 1 ayat (1) KUHP lama vs KUHP baru (UU 1/2023).

🔗 Kontekstual & Tindak Lanjut

  • **Status:** [ ] Perlu diolah ke Literature Note
  • **Rencana Tindak Lanjut:** Baca bab 1 buku Moeljatno & pelajari Pasal 1 UU No. 1 Tahun 2023.
  • **Kategori/Tag:**